DI SAAT BOMBANA BERPESTA

Posted: February 6, 2012 in Pengalaman
Tags: , , ,

18 Desember 2011, delapan tahun sudah Kabupaten Bombana berdiri. Daerah yang merupakan pemekaran dari Kabupaten Buton ini merayakan tahun berdirinya di akhir tahun dengan mengadakan acara yang bertajuk pameran pembangunan bernama Bombana Expo 2011 dari tanggal 18-25 Desember. Lokasi yang dipilih tentu saja di ibukota kabupaten, Kassipute. Tepatnya di lapangan bola Kassipute, sebelah timur masjid raya dan sebelah selatan dermaga.

Konsep acaranya sendiri sebenarnya lebih mirip pasar malam keliling, hanya ada tambahan berupa stand dari dinas pemerintahan serta panggung yang menampilkan kreasi putra-putri Bombana dan perlombaan semisal lomba menyanyi. Lokasi pasar malam berada di bagian luar mengelilingi deretan stand yang memanjang berarah barat-timur dengan pintu masuk utama berada di belakang gawang bagian timur. Panggung terletak di ujung barat, tepat di belakang gawang. Untuk lebih mudahnya, penduduk setempat menyebut acara ini dengan “Pameran Kassipute”.

Antusiasme masyarakat Bombana menyambut ulang tahun Kabupaten Bombana ke-8 yang bertajuk Pameran Pembangunan Bombana

Selain stand dari dinas pemerintahan dan pasar malam, tersedia juga berbagai wahana yang cukup banyak menarik pengunjung. Wahana yang tersedia antara lain ialah Tong Setan, Ombak, Kereta, Komedi Putar, 2 buah Kincir dan lain-lain. Keseluruhan wahana ini terletak mengapit pintu masuk utama. Pengunjung yang datang tidak dikenakan bea masuk, namun untuk menaiki wahana yang tersedia tentu harus membayar sebesar Rp. 5000,- untuk masing-masing wahana.

Oleh karena konsepnya pasar malam, maka acaranya pun difokuskan di malam hari. Mungkin karena hari kerja atau udara yang panas menyengat di siang hari, maka saat siang, hampir tidak ada kegiatan pameran di lokasi tersebut. Strategi ini terbukti membuahkan hasil dari segi pengunjung, tiap malam terutama malam minggu, ratusan pengunjung datang dari Bombana dan sekitarnya.

Keramaian tersebut bukan hanya lantaran adanya pasar malam, tetapi juga karena berbagai perlombaan di atas panggung yang disiapkan panitia. Panggung yang menjadi point of view pameran, memang menampilkan berbagai perlombaan seperti Lomba Karaoke, lengkap dengan juri dan pialanya. Selain itu, di panggung yang dilengkapi hanya oleh orgen tunggal itu, putra-putri daerah memberikan penampilan yang cukup menarik untuk ditonton.

Panggung Hiburan, ajang bagi para putra-putri daerah untuk unjuk kemampuan

Namun, keramaian tersebut sayangnya kurang dimanfaatkan oleh pemerintah setempat untuk “mengiklankan” Bombana. Sebagai pameran pembangunan, semestinya banyak dipamerkan hasil-hasil pembangunan daerah dan perkembangan perekonomian serta infrastrukturnya. Stand-stand dari dinas pemerintahanlah yang seharusnya memamerkan itu semua agar dikenal pengunjung yang pada akhirnya menambah daya tarik Bombana.

Sebagai contoh ialah stand dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dispbudpar). Stand yang menampilkan foto-foto lokasi wisata dan pentas kebudayaan Bombana tersebut nampak didesain apa adanya. Informasi tentang foto-foto lokasi wisata yang tersedia di Bombana pun kurang jelas, sehingga orang yang belum mengenal Bombana akan sulit untuk menemukan lokasi tersebut. Padahal, sektor pariwisata termasuk salah satu sektor yang mampu menarik orang-orang untuk singgah di daerah tersebut.

Stand yang terbilang sukses menarik pengunjung ialah stand layanan masyarakat seperti Dinas Kesehatan yang menyediakan sarana periksa kesehatan secara gratis. Stand ini sejauh pengamatan saya, merupakan stand yang paling banyak pengunjungnya. Mulai dari remaja hingga para senior. Entah karena faktor gratis atau apa, yang jelas antrian untuk memanfaatkan layanan tersebut meluap hingga ke luar stand tersebut.

Kekurangan terbesar ialah tenda yang digunakan. Oleh karena tidak seluruh area pameran berada di dalam tenda, maka saat hujan turun beberapa bagian terguyur hujan. Air hujan tersebut kemudian mengalir hingga akhirnya membuat tanah di lokasi pameran menjadi becek. Sayangnya, hal tersebut seolah tidak diantisipasi sebelumnya seperti menutup lokasi pameran dengan papan atau bebatuan agar tidak tergenang air saat hujan.

Sebagai sebuah perayaan hari jadi sebuah kabupaten, Pameran Pembangunan Bombana tahun ini cukup meriah. Walaupun masih banyak kekurangan yang membuat pengunjung kurang nyaman, namun ini bisa dimaklumi mengingat umur kabupaten ini yang kurang dari 1 dekade. Tetapi, hal ini bisa menjadi parameter bahwa sesungguhnya hiburan semacam ini sangat diminati masyarakat Bombana, yang sehari-harinya banyak disibukkan dengan menambang emas. Semoga ke depannya hiburan semacam ini lebih sering diadakan agar Bombana nan panas bisa sedikit sejuk.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s