DISIPLIN VS JAM KARET

Posted: December 14, 2009 in Agama, Jalan Terang, Sesi Curcol
Tags: ,

Waktu adalah uang. Begitulah kira-kira bunyi ungkapan yang tentunya sudah akrab di telinga kita. Siapa cepat dia dapat. Begitulah bunyi ungkapan yang lain. Sangat jelas bahwa ungkapan kedua tersebut berkaitan erat dengan waktu. Namun, sebenarnya apa ‘waktu’ itu? Benarkah senilai dengan uang?

Waktu ialah suatu dimensi yang mempengaruhi keberlangsungan sesuatu. Waktu sendiri memiliki skala yang berbeda-beda tergantung dari objek yang dipengaruhinya. Skala waktu manusia tidak sama dengan skala waktu alam gaib. Bahkan Planet Bumi, tempat manusia hidup di dunia, memilki skala waktu yang berbeda.

Dalam skala waktu bumi dan proses-prosesnya, digunakan skala waktu yang disebut Geological Time Scale atau Skala Waktu Geologi. Dalam skala waktu tersebut, perhitungannya bukan setahun atau puluhan tahun, melainkan ribuan, jutaan, bahkan miliaran tahun. Sedangkan manusia menggunakan skala waktu yang relatif singkat. Yaitu hanya harian, bulanan, dan tahunan. Yang paling lama paling hanya berkisar ratusan tahun.

Namun, sekiranya perbedaan yang jauh tersebut menjadi salah satu bukti kasih sayang Allah SWT kepada makhluknya. Sebab peristiwa-peristiwa yang menimbulkan bencana yang besar bagi makhluk hidup terjadi tiap jutaan tahun sekali. Seperti perubahan iklim dan letusan hebat gunung api atau disebut juga super volcano. Dapat dibayangkan bagaimana jika skala waktu kita sama dengan skala waktu bumi.

Kembali ke masalah waktu. Bagi manusia sendiri, waktu sangatlah penting. Sebagaimana disebutkan ungkapan di awal tulisan ini. Banyak orang yang rela mengeluarkan uang lebih agar mendapat hasil yang lebih cepat tanpa proses yang panjang. Sayangnya hal ini juga diterapkan dalam birokrasi bangsa kita. Tanpa uang sebagai pelicin, maka pengurusannya akan diperumit dan waktunya pun akan semakin lama.

Contoh lainnya ialah dalam transportasi. Semakin tinggi kecepatan alat transportasi, harganya pun semakin tinggi. Tetapi dengan begitu waktu yang diperlukan untuk mencapai tujuannya pun akan lebih singkat. Contohnya ialah kereta api biasa dan kereta api ekspres atau bis kelas ekonomi dan kelas eksekutif.

Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa sebenarnya waktu lebih berharga daripada uang sekalipun. Sebab sebagian besar orang rela mengeluarkan uang lebih demi mempersingkat waktu. Tetapi sangat sedikit orang yang menghabiskan waktu demi menghemat uang. Itupun umumnya disebabkan situasi dan kondisi orangnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s